Be With You Forever

Judul aslinya Xiangban Yongyuan, film Mandarin produksi tahun 2000. Diliat dari judulnya, mungkin yang kebayang film “romantis” yah (“romantis” dikasih tanda kutip karena romantis itu relatif :p) Sebenernya ini film lebih banyak cerita politiknya. Film ini menceritakan kisah hidup Li Fuchun dan Cai Chang, pasangan suami istri pendukung gerakan komunis di Cina (tokoh nyata) dari masa2 perjuangan, kejayaan komunis, sampai revolusi kebudayaan di mana kaum muda menuntut mereka untuk “turun”. Pokoknya dalam senang dan susah deh. Oiya, waktu masa kejayaan komunis di Cina, Fuchun ini jadi salah satu senior leader dan Cai Chang jadi wakil gerakan wanita dari Cina di dunia internasional. Dan relationship mereka juga emang ga digambarkan yang romantis2, ke mana2 selalu bersama, dsb… tapi lebih kayak partner intelektual. Yah, macem Sartre ama deBeauvoir kali ya (tapi kalo Sartre kan ga nikah :-/ whatever…)

<spoiler>Kebersamaan mereka selama berpuluh2 taun itu bukan berarti ga ada masalah (ya iyalaah…). Ada masalah juga waktu Cai Chang berniat menggugurkan kandungan karena takut anaknya hidup menderita, atau juga waktu Fuchun dipecat karena dianggap pengkhianat. Salah satu adegan yang berkesan, waktu Fuchun ngedenger berita buruk dan marah2 sambil ngebanting2 gagang telepon. Istrinya cuma ngomong, “Jangan melampiaskan kemarahan pada barang milik negara.” Trus si Fuchun cari benda lain buat dibanting. “Itu juga milik negara,” kata istrinya. Sampai akhirnya Fuchun megang asbak, “Ini punyaku sendiri kan?” baru dibanting ke lantai deh :p

Endingnya juga berkesan, waktu Fuchun di rumah sakit dan “ngobrol” sama Cai lewat tulisan karena mereka berdua terhalang sama kaca. Tulisan2nya simpel, kayak “Rindu anak-anak”, “Ingin menangis keras-keras”… sampai pada suatu waktu tiba2 Fuchun nulis “Mencintaimu selamanya”. Dan ga lama kemudian tersungkur ke lantai dan meninggal :( Huhu… sumpah deh tu, adegan “romantis” film2 Hollywood lewat semua!</spoiler>

Intinya, kayanya film2 “romantis” sekarang mendingan nyeritain cinta2nya orang yang udah tua. Kalo masih muda, “wajar” aja lah sayang2an, bilang “my true love”, “my only one”, janji2 manis bakal bersama selamanya, mencintai selamanya, de el el. Tapi kalo udah tua, baru deh bisa dibuktiin. Lagian bosen liat cerita cinta anak muda, apalagi remaja, yang belum apa2 udah klepek2 jungkir balik gara2 masalah taksir2an. Hehe… bukannya sok2an bilang yang muda2 ga boleh romantis2an, tapi rasanya lebih bagus kalo lebih banyak film2 kayak gini (yang ceritanya orang tua). Jadi kita yang muda2 ini bisa mengambil hikmahnya. Halah :p

2 Responses to “Be With You Forever”


  1. 1 nie December 20, 2006 at 3:10 am

    Wee..hahahaha
    Gi kalo film romantis2an orang2 tua, yang maen bakalan tua2 juga donk…
    Aduh, ga ’seger’ Gi liatnya :D
    kurang ‘Yammiii’ gethooo… =P

  2. 2 giaferdi December 23, 2006 at 7:06 pm

    Haha… gpp nie, justru mengingatkan pada kita bahwa se”seger” apa pun kita dan pasangan kita, nantinya tua juga. Hihihi…


Leave a Reply




Calendar

December 2006
M T W T F S S
    Jan »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

a